memberi warna pada field di dbGrid Delphi

jika kita ingin memberikan warna yang berbeda pada dbgrid sesuai dengan kebutuhan, misalkan field status dengan pilihan open, cancel, progress dan done itu berbeda-beda warnanya sesuai masing-masing. Langkah-langkahnya sebagai berikut :

- simpan procedure di dbgrid event on draw colloum cell
- if (trim(Column.Title.Caption) = ’status pickup’) or (trim(Column.Title.Caption) = ‘Status Pickup’)
or (trim(Column.Title.Caption) = ‘« Status Pickup’) then
begin
if trim(column.Field.AsString) = ‘open’ then
DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clRed
else
if trim(column.Field.AsString) = ‘done’ then
DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clGreen
else
if trim(Column.Field.AsString) = ‘cancelled’ then
DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clFuchsia
else
if trim(Column.Field.AsString) = ‘progress’ then
DBGrid1.Canvas.Brush.Color := clyellow;
end;

note : warna dapat diubah sesuai dengan selera dan caption dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Posted by admin on Nopember 9th, 2009 No Comments

Cara lain mengunci Windows

Mengunci windows merupakan hal yang sepele dilakukan jika kita sedang membuka windows di PC dirumah atau di laptop tapi ketika kita dikantor hal sepele itu bisa jadi penting jika kita sedang mengerjakan project penting sehingga orang lain dikhawatirkan akan mencuri data kita, cara lama mengunci windows yaitu dengan menekan secara bersamaan tombol windows + L. Jika cara itu dilihat ribet maka ada cara lain, yaitu dengan cara double klik shortcut di desktop, cara membuatnya yaitu:

1. buat shortcut di desktop, dengan cara klik kanan new–>shortcut
2. masukan peritah berikut kedalah location
“rundll32.exe user32.dll,LockWorkStation”
3. beri nama shortcut terserah anda.
4. coba sekarang test lakukan double klik pada shortcut tersebut..
5. untun membuka windows kembali tekan tombol windows + E

selamat mencoba.. :)

Posted by admin on Nopember 2nd, 2009 No Comments

Cara mendapatkan nama hari

cara mendapatkan nama hari misalkan Sunday, Tuesday, Wednesday dst. Pertama buat procedure atau bisa di simpan di event :
var
days: array[1..7] of string;
hari: string;

days[1] := ‘Sunday’;
days[2] := ‘Monday’;
days[3] := ‘Tuesday’;
days[4] := ‘Wednesday’;
days[5] := ‘Thursday’;
days[6] := ‘Friday’;
days[7] := ‘Saturday’;

hari := days[DayOfWeek(DateEdit1.date)];

hasilnya di simpan di variabel hari, dengan masukan data tanggal berupa dateedit.

Posted by admin on Oktober 30th, 2009 No Comments

Mukjizat dibalik BISMILLAH :

BISMILLAH adalah sebutan/nama singkat dari lafaz ‘BISMILLAHIR ROHMAANIR ROHIIM’ yang berarti ‘Dengan nama ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang’.

KEISTIMEWAAN BISMILLAH
1. Ditulis Qalam adalah BISMILLAH. Maka apabila kamu menulis sesuatu, maka tulislah BISMILLAH pada awalnya karena BISMILLAH tertulis pada setiap wahyu yang Allah turunkan kepada Jibrail.

2. ‘BISMILLAH untukmu dan umahmu, suruhlah mereka apabila memohon sesuatu dengan BISMILLAH. Aku tidak akan meninggalkannya sekejap mata sejak BISMILLAH diturunkan kepada Adam.’ (Hadith Qudsi)
3. Tatkala BISMILLAH diturunkan ke dunia, maka semua awan berlari ke arah barat, angin terdiam, air laut bergelora, mendengarkan seluruh binatang dan terlempar semua syaitan.
4. Demi Allah dan keagunganNya, apabila BISMILLAH itu dibacakan pada orang sakit akan menjadi obat untuknya dan apabila BISMILLAH dibacakan di atas sesuatu melainkan Allah beri berkat ke atasnya.
5. Barangsiapa yang ingin hidup bahagia dan mati syahid, maka bacalah BISMILLAH setiap kali memulai sesuatu perkara yang baik.
6. Jumlah huruf dalam BSMILLAH ada 19 huruf dan malaikat penjaga neraka ada 19 ( QS.ALMuddatsir:30).Ibnu Mas’ud berkata: ‘Barang siapa yang ingin Allah selamatkan dari 19 malaikat neraka maka bacalah BISMILLAH 19 kali setiap hari.’
7. Tiap huruf BISMILLAH ada JUNNAH (penjaga/khadam) hingga tiap huruf berkata, ‘Siapa yang membaca BISMILLAH maka kamilah kekuatannya dan kamilah kehebatannya.’
8. Barangsiapa yang memuliakan tulisan BISMILLAH niscaya Allah akan mengangkat namanya di syurga yang sangat tinggi dan diampunkan segala dosa kedua orang tuanya.
9. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH maka akan bertasbihlah segala gunung kepadanya.
10. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, maka akan terpelihara dari gangguan syaitan, kecurian dan kebakaran, maut mendadak dan bala.
11. Barangsiapa yang membaca BISMILLAH sebanyak 50 kali di hadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada si pembaca.

Posted by admin on September 3rd, 2009 No Comments

FADHILAH SHOLAT TARAWIH / FADHILAH MALAM BULAN RAMADHAN

Di riwayatkan oleh Saiyidina Ali (r.a.) daripada Rasulullah S.A.W., sebagai jawaban dari pertanyaan sahabat-sahabat Nabi S.A.W. tentang fadhilat (kelebihan) sembahyang sunat tarawih pada bulan Ramadan:

Malam 1:
Keluar dosa-dosa orang mukmin pada malam pertama sepertimana ia baru dilahirkan, mendapat keampunan dari Allah.

Malam 2:
Diampunkan dosa-dosa orang mukmin yang sembahyang tarawih serta kedua ibubapanya (sekiranya mereka orang beriman).

Malam 3:
Berseru Malaikat di bawah ‘Arasy’ supaya kami meneruskan sembahyang tarawih terus-menerus semoga Allah mengampunkan dosa engkau.

Malam 4:

Memperolehi pahala ia sebagaimana pahala orang-orang yang membaca kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al-Quran.

Malam 5:
Allah kurniakan baginya pahala seumpama orang sembahyang di Masjidilharam, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsa.

Malam 6:
Allah kurniakan pahala kepadanya pahala Malaikat-malaikat yang tawaf di Baitul Ma’mur (70 ribu malaikat sekali tawaf), serta setiap batu-batu dan tanah-tanah mendoakan supaya Allah mengampunkan dosa-dosa orang yang mengerjakan sembahyang tarawih pada malam ini.

Malam 7:
Seolah-olah ia dapat bertemu dengan Nabi Musa serta menolong Nabi ‘Alaihissalam menentang musuh ketatnya Fi’raun dan Hamman.

Malam 8:
Allah mengurniakan pahala orang sembahyang tarawih sepertimana yang telah dikurniakan kepada Nabi Allah Ibrahim ‘Alaihissalam.

Malam 9:
Allah kurniakan pahala dan dinaikkan mutu ibadat hambanya seperti Nabi Muhamad S.A.W.

Malam 10:
Allah Subhanahuwata’ala mengurniakan kepadanya kebaikan di dunia dan akhirat.

Malam 11:
Keluar ia daripada dunia (mati) bersih daripada dosa seperti ia baharu dilahirkan.

Malam 12:
Datang ia pada hari Qiamat dengan muka yang bercahaya (cahaya ibadatnya).

Malam 13:
Datang ia pada hari Qiamat dalam aman sentosa daripada tiap-tiap kejahatan dan keburukan.

Malam 14:
Datang Malaikat menyaksikan ia bersembahyang tarawih, serta Allah tiada menyesatkannya pada hari Qiamat.

Malam 15:
Semua Malaikat yang menanggung ‘Arasy, Kursi, berselawat dan mendoakan supaya Allah mengampunkan.

Malam 16:
Allahsubhanahuwata’ala tuliskan baginya terlepas daripada neraka dan dimasukkan ke dalam Syurga.

Malam 17:
Allah kurniakan orang yang bertarawih pahalanya pada malam ini sebanyak pahala Nabi-Nabi.

Malam 18:
Seru Malaikat: Hai hamba Allah sesungguhnya Allah telah redha kepada engkau dan ibubapa engkau (yang masih hidup atau mati).

Malam 19:
Allah Subhanahuwataala tinggikan darjatnya di dalam Syurga Firdaus.

Malam 20:
Allah kurniakan kepadanya pahala sekalian orang yang mati syahid dan orang-orang solihin.

Malam 21:
Allah binakan sebuah istana dalam Syurga daripada nur.

Malam 22:
Datang ia pada hari Qiamat aman daripada tiap-tiap dukacita dan kerisauan (tidaklah dalam keadaan huru-hara di Padang Mahsyar).

Malam 23:
Allah subhanahuwataala binakan kepadanya sebuah bandar di dalam Syurga daripada nur.

Malam 24:
Allah buka peluang 24 doa yang mustajab bagi orang bertarawih malam ini, (elok sekali berdoa ketika dalam sujud).

Malam 25:
Allah Taala angkatkan daripadanya siksa kubur.

Malam 26:
Allah kurniakan kepada orang bertarawih pahala pada malam ini seumpama 40 tahun ibadat.

Malam 27:
Allah kurniakan orang bertarawih pada malam ini ketangkasan melintas atas titian Sirotolmustaqim seperti kilat menyambar.

Malam 28:
Allah Subhanahuwataala kurniakan kepadanya pahala 1000 darjat di akhirat.

Malam 29:
Allah Subhanahuwataala kurniakan kepadanya pahala 1000 kali haji yang mabrur.

Malam 30:
Allah Subhanahuwataala beri penghormatan kepada orang bertarawih pada malam terakhir ini yang teristimewa sekali, lalu berfirman: “Hai hambaKu: Makanlah segala jenis buah-buahan yang engkau ingini hendak makan di dalam syurga, dan mandilah engkau daripada air syurga yang bernama Salsabila, serta minumlah air daripada telaga yang dikurniakan kepada Nabi Muhammad S.A.W. yang bernama ‘Al-Kauthar”.”

waallahhu’alam bi’showab.

Posted by admin on Agustus 28th, 2009 2 Comments

masuk kedalam tingkatan manakah puasa kita?

TINGKATAN DALAM BERPUASA ATAU SHAUM
Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin membagi puasa dalam tiga tingkatan yaitu :

1. Puasanya orang Awam
2. Puasanya orang Sholeh
3. Puasanya Para nabi
PUASANYA ORANG AWAM

Puasanya orang awam adalah puasa yang hanya menahan perut (dari makan dan minum)dan kemaluan dari memperturutkan syahwat. Rasulullah SAW bersabda,
“Berapa banyak orang yang berpuasa, namun tidak didapatkan dari puasanya itu kecuali haus dan lapar.” (Hadits Riwayat Turmudzi)

Imam Al-Ghazali berkata :
“Berapa banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan dari puasanya itu selain lapar dan haus. Sebab, hakikat puasa itu adalah menahan hawa
nafsu, bukanlah sekedar menahan lapar dan haus. Boleh jadi orang tersebut memandang yang haram, menggunjing dan berdusta. Maka yang demikian itu membatalkan hakikat puasa.”

Para Ulama berkata:
“Betapa banyak orang yang berpuasa padahal ia berbuka (tidak berpuasa) dan betapa banyak orang yang berbuka padahal ia berpuasa.” Yang dimaksud dengan orang yang berbuka tetapi berpuasa ialah menjaga anggota tubuhnya dari perbuatan dosa sementara ia tetap makan dan minum. Sedangkan yang dimaksud dengan berpuasa tapi berbuka ialah yang melaparkan perutnya sementara ia melepaskan
kendali bagi anggota tubuh yang lain.”

PUASANYA ORANG KHUSUS

Yaitu puasanya orang-orang sholeh, yang selain menahan perut dan kemaluan juga menahan semua anggota badan dari berbagai dosa, kesempurnaannya ada 7 perkara yaitu :

1. Menundukkan pandangan dan menahannya dari memandang hal yang dicela dan dibenci, kesetiap hal yang dapat menyibukkan diri dari mengingat Allah SWT.

2 Menjaga lisan dari membual, dusta, ghibah, perkataan kasar, pertengkaran, perdebatan dan mengendalikannya dengan diam, menyibukkan dengan
Dzikrullah dan membaca Al-qur’an.

3 Menahan pendengaran dari mendengarkan setiap hal yang dibenci (makruh) karena setiap hal yang diharamkan perkataannya diharamkan pula mendengarnya.

4 Menahan berbagai anggota badan lainnya dari berbagai dosa seperti tangan, kaki dari hal-hal yang dibenci, menahan perut dari memakan makanan yang > subhat(meragukan) pada saat tidak puasa (berbuka).

5 Tidak memperbanyak makanan yang halal pada saat berbuka sampai penuh perutnya, karena tidak ada wadah yang dibenci oleh Allah kecuali perut yang penuh dengan makanan halal. Bagaimana puasanya bisa bermanfaat
Untuk menundukkan musuhnya (setan) dan mengalahkan syahwatnya jika orang yang berpuasa pada saat berbuka melahap berbagi makanan sebagai pengganti
makanan yang tidak dibolehkan memakannya pada siang hari?. Bahkan menjadi tradisi menyimpan dan mengumpulkan makanan sebagai persiapan pada saat berbuka padahal makanan yang tersimpan itu melebihi kapasitas perut kita bahkan mungkin bisa untuk makanan satu minggu, astaghfirullah.

6 Mengurangi Tidur. Banyak orang yang termakan oleh hadits dhaif (lemah) “bahwa tidurnya orang berpuasa adalah ibadah”, padahal telah menjadi kebiasaan Rasulullah SAW, “apabila bulan Ramadhan tiba, beliau melipat alas
Tidurnya (mengurangi tidur), mengetatkan sarungnya (yakni bersungguh-sungguh dalam ibadah), serta mengajak keluarganya berbuat seperti itu pula” (HR. Bukhari-Muslim)

7 Cemas dan harap. Hendaklah hatinya dalam keadaan “tergantung” dan “terguncang” antara cemas dan harap karena tidak tahu apakah
puasanya diterima dan termasuk golongan yang Muqorrobin atau ditolak sehingga termasuk orang yang dimurkai oleh Allah SWT. Hendaklah hatinya selalu dalam
keadaan demikian setiap selesai melakukankebaikan.
Hadits-hadits Rasulullah SAW

“Puasa adalah perisai (tabir penghalang dari perbuatan dosa). Maka apabila seseorang dari kamu sedang berpuasa, janganlah ia mengucapkan sesuatu yang keji dan janganlah ia berbuat jahil.” (Hadits Riwayat Bukhari - Muslim)

“Lima hal yang dapat membatalkan puasa: berkata dusta, ghibah (menggunjing orang), memfitnah, sumpah dusta dan memandang dengan syahwat.” (Hadits Riwayat
Al-Azdiy)

“Barangsiapa yang tidak dapat meninggalkan perkataan kotor dan dusta selama berpuasa, maka Allah SWT tidak berhajat kepada puasanya.” (Hadits Riwayat Bukhari)

“Orang yang menggunjing dan mendengarkan gunjingan, keduanya bersekutu dalam perbuatan dosa.” (Hadits Riwayat Ath-Thabrani)

PUASANYA ORANG KHUSUS LEBIH DARI KHUSUS
Yaitu puasa hati dari berbagai keinginan yang rendah dan pikiran-pikiran yang tidak berharga, juga menjaga hati dari selain Allah secara total. Puasa ini akan menjadi “batal” karena pikiran selain Allah (pikiran tentang dunia). Ini adalah puasanya para Nabi dan Rasul Allah SWT.

Posted by admin on Agustus 26th, 2009 No Comments

menunggu,,

menunggu,,

menunggu itu menyakitkan
menunggu itu membosankan
menunggu itu sia-sia
menunggu itu buang-buang waktu
menunggu itu membuat hari-hari jadi tak berarti
menunggu itu membuat jam terasa lama berlalu
menunggu itu memaksa untuk bersabar
menunggu itu membuat sebuah harapan menjadi hancur
menunggu itu menjadikan kita terlihat bodoh
menunggu itu,,
menunggu seseorang itu tak akan hadir?

Posted by admin on Nopember 20th, 2008 1 Comment

minal aidin walfaidzin

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa.
Hidup ini terasa indah jika ada maaf.
Taqabalallahu Minna Waminkum…

Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu
Silahkan kesah, kau bukan takdirku
Mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku,
dan Allah adalah kasihku.
Maafkan segala kesalahan.

Matahari berdzikir, angin bertasbih dan pepohonan memuji keagungan-Mu.
Semua menyambut datangnya Seribu Bulan.
Selamat datang Ramadhan, Selamat beribadah puasa.
Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Posted by admin on September 26th, 2008 1 Comment

ibu (by Iwan Fals),,

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan

Posted by admin on September 25th, 2008 No Comments

ibu,,

Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan.
Bersimbah darah antara  hidup dan mati
Mempertaruhkan nyawa untuk keselamatan anak tercinta
Masihkah Kita menyakitkan-nya?
Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaan-nya?
Mencaki maki-nya?
Melawan-nya? Memukul-nya?
Mengacuhkan-nya?
Meninggalkan-nya?
Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan Kotoran Yang ada pada waktu kita masih kecil,
Memberikan ASI waktu kita bayi,
Menggendong kita sendirian sewaktu kecil.
Mencuci celana kotor kita,
Menahan derita,
apakan kita mampu membalas semuanya itu?

jika ada harta di kumpulkan dari bumi dan langit
maka tidak akan lunas membayar semua kabaikan-nya,

beliau tidak minta apa-apa?
beliau hanya minta kamu jadi anak yang soleh/a
itu sudah cukup baginya.

Posted by admin on September 25th, 2008 No Comments